Ilmuwan dalam bidang material di Universitas Washington St. Louis telah mengembangkan sebuah teknik agar katalis fuel cell bimetalik bekerja lebih efisien, lebih cepat, serta dua hingga lima kali lebih efektif dibandingkan dengan katalis komersial yang ada saat ini. Teknik baru ini memungkinkan teknologi fuel cell jadi lebih murah, sehingga dapat diterapkan dan dipergunakan di masa datang, selain itu dapat memberikan solusi untuk mencari sumber energi alternatif yang lebih bersih untuk dunia.